Athanasius Ketut Hargunanto
Pro Tuner Motorcycles adalah perusahaan/bengkel spesialis sepeda motor yang berdiri di Denpasar, Bali pada 5 Juli 2009, didirikan oleh Athanasius Ketut Hargunanto.
Dengan pengalaman lebih dari dua dekade di dunia mekanik, tuning, balap, custom motorcycle, dan otomotif roda dua, Pro Tuner Motorcycles tumbuh dari sebuah passion terhadap sepeda motor menjadi sebuah nama yang memiliki perjalanan panjang di industri otomotif Indonesia.
Sejak awal berdiri, Pro Tuner banyak menangani sepeda motor berkapasitas 250cc ke atas, namun pada dasarnya melayani berbagai jenis dan kapasitas sepeda motor. Pengalaman di dunia balap menjadi salah satu fondasi utama dalam membangun karakter Pro Tuner sebagai bengkel yang mengutamakan ketelitian, performa, dan pemahaman terhadap karakter setiap motor
Perjalanan Athanasius Ketut Hargunanto di dunia mekanik sepeda motor dimulai pada 1999 di Jakarta.
Berawal dari kegemaran mengutak-atik sepeda motor, Ketut kemudian memutuskan untuk menekuni dunia mekanik secara profesional. Langkah awal tersebut membawanya bergabung dengan Hartomo Mechanical Training Centre (HMTC) Jakarta, salah satu institusi pendidikan mekanik yang pada masanya menjadi pelopor metode pembelajaran dengan sistem satu siswa dan satu guru serta menggunakan berbagai jenis sepeda motor sebagai media praktik.
Di HMTC, Ketut mendapatkan dasar pengetahuan mekanik yang kuat sekaligus kesempatan untuk memperluas pengalaman di bidang teknologi dan performa sepeda motor.
.
Di HMTC, Ketut juga bertemu dengan Andika Bintang Budaya, yang lebih dikenal dengan nama Om Gandoz, seorang tuner berpengalaman asal Yogyakarta yang saat itu menjadi penasihat teknis HMTC.
Dari Om Gandoz, Ketut memperoleh banyak pengetahuan mengenai tuning mesin dan setting motor balap. Pengalaman tersebut kemudian menjadi salah satu fondasi penting dalam perjalanan profesionalnya sebagai mekanik dan tuner.
Pada awal 2001, HMTC mengembangkan bisnisnya ke Surabaya, Jawa Timur. Ketut dipercaya untuk mengelola cabang pertama HMTC di Jawa Timur.
Setelah sekitar satu tahun mengelola cabang Surabaya, Ketut memutuskan untuk semakin serius menekuni dunia balap.
Dalam perjalanan di dunia balap Jawa Timur, Ketut dipercaya menangani sejumlah pembalap, antara lain:
Didik Momo, Fendrik Alam Pribadi, Nur Iwan, Handriyono, Mugi Raharjo, serta sejumlah pembalap pemula lainnya.
Beberapa tim balap Jawa Timur yang pernah ditangani antara lain:
Pada periode tersebut, Ketut banyak berkecimpung dalam kompetisi menggunakan Yamaha FIZR dan Suzuki RG Sport, baik dalam event Kejuaraan Daerah maupun Kejuaraan Nasional yang diselenggarakan di Jawa Timur.
Pengalaman di lintasan balap tersebut menghasilkan sejumlah pencapaian podium sekaligus memperkaya pemahaman mengenai karakter mesin, kebutuhan pembalap, dan pentingnya akurasi dalam melakukan tuning.
Pada awal 2005, Ketut memutuskan untuk hijrah ke Denpasar, Bali.
Di Bali, ia kembali dipercaya untuk mengelola salah satu bengkel membership HMTC. Pengalaman dan kompetensinya di bidang otomotif kemudian membuka kesempatan baru ketika ia dipercaya oleh Otomotif Group, salah satu kelompok media otomotif di bawah naungan Kompas Gramedia.
Sejak 2006, selain tetap menekuni dunia mekanik, Ketut juga dipercaya menjadi reporter lepas dan fotografer untuk sejumlah media di bawah Otomotif Group, di antaranya:
Pengalaman tersebut memberikan tambahan wawasan di bidang jurnalistik, teknologi, bisnis otomotif, modifikasi, fotografi, serta networking dengan berbagai pelaku industri otomotif.
Berbagai artikel mengenai teknik, bisnis, dan modifikasi sepeda motor telah ditulis dan dipublikasikan.
Salah satu pengalaman penting dalam perjalanan jurnalistik tersebut adalah ketika Ketut menjadi satu-satunya wartawan Indonesia yang meliput dan menyaksikan secara langsung peluncuran pabrikan Husqvarna setelah proses akuisisi oleh KTM di Swedia.
Pengalamannya sebagai jurnalis juga mempertemukannya dengan sejumlah tokoh besar dunia balap, termasuk Tom Sykes, Juara Dunia World Superbike 2013, serta Jorge Lorenzo, yang merupakan juara dunia lima kali di MotoGP.
Setelah melewati perjalanan panjang sebagai mekanik, tuner, pengelola bengkel, pembalap support, serta jurnalis otomotif, pada 2009 Ketut memutuskan untuk berdikari dan membangun bengkel sendiri dengan nama:
Sejak berdiri di Denpasar, Bali, Pro Tuner Motorcycles terus berkembang dan mempertahankan fokusnya pada dunia otomotif roda dua.
Pengalaman yang diperoleh dari bengkel, pendidikan mekanik, dunia balap, tuning, custom motorcycle, hingga jurnalistik otomotif menjadi bagian penting dari karakter dan cara kerja Pro Tuner Motorcycles.
Pro Tuner Motorcycles memiliki pengalaman dalam berbagai bidang otomotif roda dua, meliputi:
Pengembangan, tuning Mesin, dan setting sepeda motor untuk kebutuhan kompetisi dan performa hingga reprogramming ECU berbagai Varian dilengkapi dengan Data dyno. dalam bidang ini meliputi tuning untuk motor Harian hingga mendevelop motor balap profesional. dan berbagai jenis motor. mulai motorsports , Scooter hingga Dirtbike /Motocross. karya nya mulai membangun versys 250 menjadi 350cc, Upgrade CRF150 menjadi 300cc dan 6 speed, membangun CRF250L menjadi 350cc dan Xmax hingga 400cc.
Membangun dan mengembangkan sepeda motor custom dengan menggabungkan fungsi, karakter, estetika. membangun sepeda motor dari awal , mulai membuat tangki berbahan aluminium , mengcustom rangka dan membangun kembali motor berikut system kelistrikan . karya-karya yang pernah dibat mulai Ninja 250R , Ninja 250FI, Kawasaki ER6N, Versys 250, Scorpio , XSR155 dan beberapa karyanya pernah menjadi cover Majalah dan Tabloid Nasional, juga menjuarai beberapa even custom.
Pengalaman Pro Tuner Motorcycles tidak hanya datang dari workshop, tetapi juga dari keterlibatan langsung dalam berbagai kompetisi dan event otomotif.
Di dunia balap, Pro Tuner Motorcycles telah meraih kemenangan dalam sejumlah kompetisi, termasuk:
Di dunia custom motorcycle, Pro Tuner juga telah meraih berbagai pencapaian dalam ajang custom dan modifikasi, antara lain:
Pencapaian tersebut menjadi bagian dari perjalanan Pro Tuner Motorcycles dalam menunjukkan kemampuan teknis sekaligus kreativitas di dunia otomotif roda dua.
Bagi Pro Tuner Motorcycles, performa bukan hanya tentang angka.
Setiap sepeda motor memiliki karakter, tujuan penggunaan, dan kebutuhan yang berbeda. Karena itu, proses pengerjaan selalu dimulai dari pemahaman terhadap motor, kebutuhan pemilik, serta tujuan akhir yang ingin dicapai.
Pengalaman di dunia balap mengajarkan bahwa perubahan kecil dalam setting dapat memberikan pengaruh besar terhadap karakter dan performa sebuah motor.
Karena itu kami mengutamakan:
Precision — Experience — Performance
Ketelitian dalam proses.
Pengalaman dalam mengambil keputusan teknis.
Performa sebagai hasil akhir.
Menjadi salah satu specialist motorcycle workshop, Custom Garage dan performance house yang dipercaya di Indonesia dengan mengedepankan pengalaman, keahlian teknis, inovasi, dan kualitas pengerjaan.
.
Hari ini, Pro Tuner Motorcycles masih terus eksis di dunia otomotif roda dua dengan cakupan pengalaman pada racing, performance, custom motorcycle, dan enduro.
Dari sebuah hobi pada tahun 1999, perjalanan panjang di dunia mekanik dan balap, hingga berdirinya Pro Tuner Motorcycles pada 2009, semuanya membentuk satu prinsip:
Pro Tuner Motorcycles
Denpasar, Bali — Indonesia
Spesialis Remap ECU & Knalpot Leggera untuk Yamaha YZF R25 / MT25.